OnlineSalaf

Kami hadir memberikan peringatan dan berita gembira bagi manusia.

Mana Yang Lebih Dulu: Dakwah Tauhid atau Khilafiyah?


Banyak sekali kecerobohan yang dilakukan aktivis Muslim saat berdakwah. Yakni sikap meremehkan dakwah dari jamaah lainnya, merasa dirinya satu-satunya yang menggenggam kebenaran. Di satu sisi ada yang menghantam metode-metode jama'ah lain yang dianggapnya tidak sesuai, namun di sisi lain justru melanggar kaidah-kaidah dalam beramar ma'ruf nahi munkar yang ditetapkannya sendiri.

Disinilah pentingnya otokritik agar dakwah tetap berjalan tanpa menghancurkan ukhuwah Islam.


Setan Bisu

Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), Maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam" (QS. an-Nisaa: 140) Allah

Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Abdul Wahhab mengatakan bahwa secara tekstual makna ayat di atas adalah manakala seseorang mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan dilecehkan namun ia malah ikut duduk dalam majelis (kekufuran) tersebut, tanpa dipaksa, tanpa pengingkaran, tidak pula “berdiri” meninggalkan majelis tersebut –hingga mereka membicarakan masalah selain kekufuran–, maka ia

Menasehati Menguasa Haruskah Sembunyi-sembunyi?

Berikut ini adalah contoh dakwah kepada penguasa dengan terang-terangan, dipublikasikan oleh Majalah Ar Risalah No. 137/Vol. XII/16 Dzulhijjah - Muharrom 1434 H/November 2012.

Imam Izzudin bin Abdus Salam pernah menemui Sultan Najamudin Ayyub pada hari raya. Saat itu semua pasukan dan para pembesar istana sedang berkumpul. Sang Imam menghadap kepada Sultan dan berkata dengan lantang, "Wahai Sultan, kenapa Anda membiarkan minuman keras beredar bebas di negeri ini? Apa hujjah Anda di hadapan Allah nanti?"

Dakwah Tauhid yang Santun

Adalah suatu kewajiban bagi juru dakwah dan jama’ah dakwah untuk membina masyarakat dengan mementingkan pembentukan pondasi yang kokoh. Pondasi tersebut adalah aqidah. Hal ini telah menjadi kesepakatan umum dan tidak dipermasalahkan lagi.

Allah berfirman, “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56).


Beberapa Alat Musik yang Diharamkan Dalam Hadits

Tidak semua jenis alat musik hukumnya haram. Jikalau demikian, tidak semua musik dan nyanyian itu haram. Tentu saja, apabila nyanyian mengandung lirik yang mengajak kepada kemaksiatan jelas keharamannya, seperti membicarakan keindahan tubuh perempuan, ajakan berpacaran, minum khamr, dan sebagainya. Namun yang dikhususkan dalam pembicaraan ini adalah nyanyian Islami, dimana ulama tertentu mengharamkan secara mutlak dan menyebut tidak ada lagu Islami.


Tidak Ada Dalil Al-Qur’an yang Mengharamkan Musik

Dari banyak referensi yang ditulis, sebagian besar menitikberatkan pada satu pandangan saja, yakni yang mengharamkan alat musik dan lagu secara mutlak. Padahal para ulama yang tidak mengharamkan nyanyian dan musik juga punya hujjah yang tidak bisa dianggap enteng.

Ayat-ayat yang digunakan oleh mereka yang mengharamkan nyanyian dan musik adalah ayat yang sama sekali tidak menyinggung sedikit pun tentang nyanyian dan musik itu sendiri.


Bolehnya Menentang Pendapat Pemerintah Bila Tidak Islami

Selama ini kita telah banyak mendengar pendapat bahwa kaum Muslimin dilarang menentang pendapat pemerintah, kendatipun pemerintahan itu bukan pemerintahan Islam (Seperti di Indonesia). Sayangnya yang berpendapat demikian tidak hanya melarang, namun ada juga yang sampai mencap kaum Muslimin yang menentang pendapat pemerintah adalah “Muktazilah”, tanpa mau melihat bahwa keduanya memiliki sandaran dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah.